Mamuju Tengah, Sulbar – Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Nirmalasari Aras, mengapresiasi pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju Tengah di Posyandu Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mamuju Tengah Asriani Arsal, Ketua DPRD Nirmalasari Aras, Sekretaris Daerah Litha Febriani, perwakilan Dinas Kesehatan, Camat Tobadak Muh. Rusli Arif, serta disambut Kepala Desa Bambadaru Agus Paeko bersama masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD menyampaikan apresiasi atas komitmen TP PKK Kabupaten Mamuju Tengah yang secara konsisten melaksanakan program PMT bagi balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) di seluruh wilayah kabupaten.
“Kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju Tengah yang telah memfasilitasi pemberian makanan tambahan bagi balita, ibu hamil, dan lansia di seluruh Kabupaten Mamuju Tengah,” ujar Nirmalasari Aras.
Menurutnya, program PMT merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah dan mengatasi masalah kekurangan gizi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Tujuan pemberian makanan tambahan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi masalah kekurangan gizi agar anak-anak, ibu hamil, dan lansia tetap sehat,” katanya.
Nirmalasari menegaskan, dukungan DPRD terhadap program tersebut tidak hanya merupakan bagian dari fungsi kelembagaan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Ia memastikan DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah akan terus mendukung berbagai program peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk pemberian makanan tambahan yang dijalankan TP PKK.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mamuju Tengah, Asriani Arsal, menjelaskan bahwa kunjungan ke Posyandu Desa Bambadaru merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemberian makanan tambahan bagi balita, ibu hamil, dan lansia yang telah dilaksanakan di lima kecamatan.
“Pelaksanaan kegiatan PMT ini telah menjangkau lima kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah, dan di Desa Bambadaru merupakan pelaksanaan yang ketujuh,” jelasnya.
Asriani mengungkapkan, TP PKK menargetkan sekitar 1.000 balita dan ibu hamil menjadi penerima manfaat program tersebut di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. Hingga saat ini, sekitar 800 balita dan ibu hamil telah menerima PMT.
Selain itu, secara pribadi dirinya juga menyerahkan sekitar 80 paket bingkisan kepada para lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok usia lanjut.
Ia berharap program PMT tidak hanya meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan posyandu sebagai sarana pemantauan kesehatan.
“Kami berharap masyarakat menjadikan posyandu sebagai rumah kedua untuk memantau kesehatan balita, ibu hamil, maupun lansia sehingga kondisi kesehatannya dapat terus terjaga,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara TP PKK, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, DPRD, tenaga kesehatan, serta pemerintah desa, program PMT diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, dan memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di Kabupaten Mamuju Tengah.


