Maros, Harapanrarkyat.com Kamis (05/03) — Program bantuan sosial (bansos) yang seharusnya menjadi penopang masyarakat kurang mampu kembali menjadi sorotan warga di Kabupaten Maros. Sejumlah masyarakat menilai proses pendataan hingga penyaluran bantuan masih menyisakan banyak pertanyaan, terutama terkait ketepatan sasaran.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian warga, bantuan sosial menjadi harapan penting bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan. Namun di lapangan, muncul keluhan bahwa masih ada warga yang dinilai layak justru belum terdaftar sebagai penerima bantuan.
Situasi ini membuat sebagian warga bertanya-tanya mengenai alur pendataan dan verifikasi penerima bansos. Pasalnya, ketika masyarakat mencoba mencari kejelasan, mereka sering mendapatkan jawaban yang berbeda antara pihak kelurahan dan Dinas Sosial.
Sebagian warga mengaku diarahkan untuk menanyakan langsung ke Dinas Sosial karena disebutkan bahwa penentuan penerima berada pada sistem data pemerintah. Namun di sisi lain, masyarakat juga mendapatkan penjelasan bahwa proses pendataan awal biasanya berasal dari tingkat lingkungan hingga kelurahan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat bingung mengenai siapa yang memiliki kewenangan utama dalam memastikan data penerima bansos benar-benar akurat.
“Saya sudah hampir satu tahun mengajukan bansos melalui aplikasi yang disediakan pemerintah, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Saya hanya ingin tahu, sebenarnya berapa lama prosesnya sampai ada jawaban apakah diterima atau tidak,” ujar seorang warga yang mengaku telah mengikuti prosedur pengajuan.
Keluhan seperti ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam proses verifikasi data bantuan sosial. Sistem pendataan yang melibatkan berbagai tingkatan pemerintahan seharusnya mampu memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai status pengajuan mereka.
Pengawasan dan koordinasi yang baik antara pemerintah tingkat bawah hingga instansi terkait dinilai menjadi kunci agar program bansos benar-benar tepat sasaran. Selain itu, masyarakat juga berharap adanya penjelasan yang lebih terbuka mengenai proses seleksi penerima bantuan.
Bagi warga yang telah mengajukan permohonan bantuan, kepastian informasi menjadi hal yang sangat penting, apakah pengajuan mereka masih dalam proses verifikasi, belum memenuhi kriteria, atau memang belum masuk dalam daftar penerima.
Program bantuan sosial pada dasarnya hadir sebagai bentuk kepedulian negara terhadap masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, ketepatan data dan kejelasan informasi menjadi hal yang sangat krusial agar tujuan program tersebut benar-benar dirasakan oleh warga yang berhak.
Hingga berita ini disusun, masyarakat berharap adanya komunikasi yang lebih terbuka dari pihak terkait agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai proses penyaluran bantuan sosial.***


